ads 728 X 90

Breaking News

Dipicu Isu Santet, Lima Warga Sampang Carok


MEMO online, Sampang – Sedikitnya,  lima orang warga Dusun Naporan Laok, Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terlibat perkelahian (carok) menggunakan senjata tajam (sajam) di desa setempat, Sabtu (8/4/2017).

Bahkan akibat perkelahian tersebut, tiga orang diantaranya yakni yakni Mustofa, Sitina dan Saliman, dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan dua orang lainnya, yakni Muhammad Habibi dan Dur, mengalami luka parah.

Sebagaimana informasi yang berkembang di lapangan, peristiwa carok tersebut dipicu isu santet, atas meninggalnya Saraton, salah seorang warga setempat, yang menderita sakit selama 2 tahun.  Sarato, diduga sakit dan meninggal lantaran disantet Mustofa,  yang masih warga satu desa.

Akibatnya, Pada pukul 15.00 WIB kedua putra Saraton, yakni Saliman dan Muhammad Habibi, mendatangi rumah Mustofa, dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam (sajam).

Mendapat penyerangan begitu, pihak keluarga Mustofa, yakni Sitina dan Dur ikut melakukan perlawanan tidak terima dan dengan spontan ikut melakukan perlawanan.
Mereka berlima terlibat carok atau perkelahian menggunakan senjata tajam, hingga diantara mereka ada yang terluka dan tewas.

Tak ada yang berani melerai peristiwa tersebut. Mereka baru berhenti berkelahi, setelah tiga orang tumbang dan ada korban yang tangannya putus akibat sabetan celurit.

Sedangkan korban luka berat, Muhamad dan Dur melarikan lari. Saat ini, Dur dikabarkan menjalani perawatan medis di RSUD Pamekasan dan Muhamad Habibi di rujuk ke RSUD Sampang.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut.

Barang bukti yang diamankan, antara lain, celurit, sarung pengaman celurit 3 buah, sandal satu pasang, kopiah tiga buah, dan pakaian korban yang tewas. (pm/diens)

No comments