ads 728 X 90

Breaking News

Ternyata Begini Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Setelah Ditangkap Polisi


MEMO online, Sumenep – Pelaku pemerkosaan terhadap NL (31), warga Dusun Preng Ampel Rt/Rw 001/002 Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dibekuk Unit Reskrim polsek Kota, Rabu (5/4/2017).


Pelaku pemerkosaan yang diketahui bernama Mohammad Sadik alias Mad Bin Moh. Ilyas (40), seorang sopir mini bus asal Dusun Langsar Daya, Desa Langsar, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur itu dibekuk, lantaran diduga memperkosa NL, wanita tuna wicara asal Pamekasan, yang ikut menumpang di mobilnya, Rabu (29/3/ 2017).

Bahkan dalam ungkap kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu buah sprei warna merah bergambar Super mario kombinasi warna hijau, kuning, biru, putih dan ungu yang bertuliskan “SUPER MARIO BROSS” dan terdapat bercak darah dibagian tengah Sprei.

“Selain itu, kami juga mengamankan sarung bantal warna hijau muda, yang juga terdapat bercak darah di salah satu bagiannya,” kata Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora, melalui Kasubag Humas Polres AKP Suwandi, saat pers rilis Jum’at (7/4/2017).

Sebagaimana keterangan yang diperoleh petugas dari tersangka, tersangka terlebih dahulu memaksa korban sebelum melakukan aksinya.

Korban NL yang diketahui menderita tunawicara, dipegang kedua tangannya, lalu celananya dibuka, terus pelaku mulai memasukkan kemaluannya ke dalam kemaluan korban, hingga kemaluan korban robek dan berdarah.

“Bahkan akibat perbuatan bejat pelaku, korban sampai tak sadarkan diri (pingsan),” terangnya.

Dan akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 285 KUHP  tentang Tindak Pidana pemerkosaan yang bunyinya “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang bukan isterinya bersetubuh dengan dia, dihukum, karena memperkosa, dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun.

“Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (udiens).

No comments