ads 728 X 90

Breaking News

Ditarget Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Dua Lokasi Wisata di Sumenep Kurang Diminati


MEMO online, Sumenep – Meski sudah dicanangkan menjadi wisata unggulan oleh pemerintah Sumenep, Madura, Jawa Timur, dua lokasi wisata yakni Pulau Gili Iyang dan Pulau Gili Labak, nampaknya kurang diminati wisatawan manca.

Terbukti, sekitar 130 wisatawan manca negara (Wisman) yang berkunjung ke Kabupaten Sumenep, 15 Mei 2017, memilih berkunjung ke museum keraton Sumenep, Masjid Jamik dan pantai Sembilan.

Wisatawan tersebut datang ke Sumenep menggunakan kapal pesiar, dan berlabuh di Pelabuhan Tanjung, Kecamatan Saronggi.

Dan setibanya di Kabupaten Sumenep rombongan wisman itu, dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama bertandang ke Pendopo Agung, dan Masjid Jamik. Sementara rombongan yang lain bertandang di Pantai Sembilan. Sementara dua destinasi unggulan Pemerintah, yakni Giliyang Kecamatan Dungkek, dan Gili Labak Kecamatan Talongo belum jadi tujuan utama wisman.

Kepala Disparbudpora Sumenep, Sufiyanto mengatakan sesuai jadwal tidak ada kunjungan ke Gili Labak dan Giliyang. Mereka hanya berkunjung ke Pantai Sembilan dan Pendopo serta Masjid Jamik.

Saat di Kraton mereka disuguhkan tarian tradisional ”Batu Cenning”, Aneka Batik Tulis, Keris serta makanan khas Sumenep. Setelah itu, 30 wisman dibawa ke Masjid Jamik.

”Karena mereka sudah berdasarkan Survie, Survienya ke Pantai Sembilan,” kata Sofi saat ditanya mengapa tidak berkunjung ke Gili Labak dan Giliyang.

Tidak hanya itu, puluhan wisman tidak bisa bermalam di Kabupaten Sumenep, sehingga banyak yang menganggap kedatangan Wismas tidak berdampak positif, utamanya perkembangan ekonomi.

”Mereka lebih memilih bermalam diatas kapal, karena dikejar waktu. Kalau jadwal kunjungannya sejak pukul 10.00 hingga 01.00 ya harus balik,” jalasnya saat disinggung kenapa tidak bermalam di Sumenep. (edy/diens)                       

No comments