ads 728 X 90

Breaking News

Gianto Wijaya: Vonis 3 Tahun Penjara Pada Bambang Tri, Harus Menjadi Pelajaran Bagi Penyebar Fitnah


MEMO online, Surabaya - Maraknya perbuatan provokasi yang berdampak  pada perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mendapat  perhatian serius Gianto Wijaya, Ketua DPD Bara JP Jawa Timur.

Bahkan dirinya mencontohkan vonis 3 tahun penjara pada Bambang Tri Mulyono, harus menjadi perhatian pada segenap masyarakat, utamanya bagi masyarakat yang hendak menyebar fitnah.

"Satu persatu bakal menerima ganjaran sesuai perbuatan mereka, Kasus Bambang Tri jelas motifnya mencari ketenaran dan uang dengan cara fitnah tanpa dasar bahkan cenderung bersifat provokasi," Paparnya saat dikonfirmasi Senin (29/5/2017) sore.

Melihat fakta vonis hukuman 3 tahun penjara pada Bambang Tri siang tadi oleh majelis hakim atas kasus yang didakwakan melanggar Pasal 28 ayat 2, jo Pasal 45 A ayat 2 UU 19/2016 atas perubahan UU 11/2008, tetang Informasi dan Transaksi Elektroni (ITE), jo Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dirinya menghimbau agar masyarakat segera tanggap dan melapor pada pihak kepolisian saat menjumpai kasus serupa.


"Sebaiknya bagi seluruh rakyat Indonesia agar cepat tanggap dan melaporkan pada pihak kepolisian apabila menemui hal-hal seperti provokasi-provokasi dan fitnah, karena akhir-akhir ini terlalu banyak berterbangan di medsos maupun dunia nyata," tegasnya.

Selain hal itu bang Wiwik sapaan akrab Gianto Wijaya selaku pimpinan ormas kelas provinsi juga menghimbau agar masyarakat Indonesia tetap solid dalam merawat keutuhan NKRI dengan cara meningkatkan kualitas silaturrahmi.

"Sudah saatnya sebagai anak bangsa kita bersatu dan menjalin tenun kebangsaan dan silaturahmi. Jangan mau terlarut dalam provokasi mengadu domba yang banyak ditebarkan selama ini. NKRI harga mati," pungkasnya. 
(Anam/diens)                                            

No comments