ads 728 X 90

Breaking News

Sidak Sejumlah Pasar, KPPU Surabaya Belum Temukan Lonjakan Harga


MEMO online, Surabaya - Menjelang bulan suci Ramadhan dan Lebaran tahun 2017, Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU )  Surabaya melakukan Sidak sejumlah harga Komoditas Pangan, di beberapa pasar di Jawa Timur.

Untuk wilayah Surabaya, KPPU akan melakukan sidak di pasar tradisional Babakan Perak. KPPU Surabaya  belum menemukan lonjakan harga pada sejumlah komoditas pangan, dibeberapa pasar yang didatangi.

“Menjelang ramadhan dan lebaran pemerintah dan KPPU membentuk satgas pangan daerah dengan melibatkan dinas peternakan, perdagangan dan kepolisian, yang fungsinya untuk menjalankan pemantauan harga komoditas pangan.” kata Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPID) Surabaya Aru Armando di Kantornya, Rabu (17/5/2017).

Menurut Aru, dari pemantauan atau sidak yang dilakukan di pasar- pasar tidak ditemukan indikasi harga pangan yang melonjak naik termasuk di 4 provinsi yang sudah melakukan sidak sudah terlihat aman.

“Perkembangan harga komoditas pangan di jawa timur, Bali, NTT dan NTB pendistribusiannya  terkendali dan stabil,” terangnya.

Aru menjelaskan, terkait pemantauan harga pangan yang yang terjadi di pasar, KPPU sudah melakukan antisipasi dalam meneliti harga tersebut ternasuk kebutuhan pokok menjelang ramadhan dan lebaran, namun pada saat ini kita masih terus memantau kebutuhan lain yang harganya masih cenderung melonjak.

“Selain pada komoditas pangan yang harganya masih relatif stabil, namun perkembangan lain yang perlu diwaspadai kenaikan harga pada komoditas  bawang putih dan telur ayam,” jelasnya.

Dia menambahkan, pada komoditas Bawang putih saat sebelum mendekati puasa harga  normal berkisar 35.000, namun saat kita sidak di pasar temuan indikasi harga bawang putihr mencapai harga Rp 60.000 perkilogram.

Sementara harga telur ayam para peternak atau petani hanya menjual 16.000 namun harga yang kita temukan di pasar tertinggi sudah tembus 22.500 per Kilogram pihak KPPU juga akan memberikan penetapan harga eceran tertinggi (HET) 3 komoditas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami telah memberikan penetapan harga eceran Tertinggi (HET) 3 komoditas yakni gula pasir 12.500 / kg, minyak goreng curah seharga 11.000 / liter dan kebutuhan lain seperti daging beku harga 80.000 /kg. Harga ini berlaku hingga September sebelum akan dievaluasi kembali,” papar Aru.

Selain  komoditas pangan, pasokan lain yang masih tercukupi kebutuhan menjelang ramadhan dan lebaran di jawa timur adalah daging sapi.

“Meski tembus di harga 105 perkilogram berdasarkan data,pasokan daging sapi masih cukup,” imbuhnya.

Aru berharap, harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu  3 harga eceran komoditas pangan perlu diwaspadai jangan ada indikasi kenaikan harga  pada 3 komoditas tersebut, sebab di 3 komoditas ini sangat relatif dibutuhkan oleh masyarakat.

“Harapan kami pada harga eceran 3 komoditas tersebut perlu diwaspadai harganya , karena kebutuhan komoditas ini sangat diperlukan oleh masyarakat.” pungkasnya. (Cahya/diens)

No comments