ads 728 X 90

Breaking News

Banyak Makan Korban Jiwa, Jalan Raya Klemuk Kawasan Villa Songgoriti Direncanakan Dibangun "Crash Bumper"


MEMO online, Batu – Lantaran sudah banyak makan korban jiwa, Jalan raya Klemuk kawasan villa Songgoriti, mendapat perhatian serius Pemkot Batu.

Saat ini, Pemkot Batu sedang merencanakan pembangun proyek crash bumper, untuk menggurangi angka kecelakaan, di Jalan raya Klemuk Villa Songgoriti.

Namun untuk mewujudkan proyek crash bumper tersebut, Pemkot Batu mengaku masih terkendala pada proses pelelangan.

Kepala Dinas Perhubungan pemkot Batu, Susetya Herawan mengatakan, bahwasanya jalan tersebut itu memang dilarang untuk kendaraaan, terutama untuk roda 6 seperti Truck dan Bus kecil.

Bahkan, pihaknya juga telah memberikan rambu-rambu peringatan, agar kendaraan besar tersebut tidak melintas di jalur alternatif (Terabasan) antara jalan menuju Batu-Pujon dan atau sebaliknya.

"Kami memang akan segera membangun proyek itu, tapi masih terkendala oleh proses lelang. Ini memang sudah kita persiapkan, anggaran untuk tahun 2017 ini. Ya memang, salah satunya pengerjaan proyek pembangunan, Crash Bumper itu," kata Susetya Herawan, Kepala Dinas Perhubungan pemkot Batu, Selasa (6/6/2017).

Sementara Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pemkot Batu (DPUPR), Alfi Nurhidayat mengatakan, jika rencana pembuatan crash bumper atau bangunan penahan benturan itu sudah direncanakan mulai awal tahun 2017.

Sedangkan tujuan tujuannya, adalah meminimalisir  angka kecelakaan, di jalan raya Klemuk kawasan villa Songgoriti.

"Sudah kami rencanakan, dan saat ini sudah masuk proses pelelangan. Kesemuanya ada 9 titik yang dilelang, termasuk salah satunya jalan di Klemuk. Dan begitu proses pelelangan itu rampung, maka akan langsung kami kerjakan fisiknya," timpalnya.

Ditambahkan, proyek tersebut memang seyogyanya dibangun di lahan dengan ukuran lebar kurang lebih sekitat 10 meter dan panjang 50 meter dengan memberi media pasir. Sehingga otomatis, kendaraan yang melintas entah itu roda dua maupun roda empat, jika suatu saat tengah mengalami rem blong maka tidak akan sampai membahayakan kendaraan lain.

"Mekanismenya memang seperti itu, artinya jika suatu saat ada kendaraan yang secara tiba-tiba mengalami rem blong, maka secara otomatis penggemudinya bisa mengarahkan kendaraanya ke bangunan crash bumper tersebut," jelasnya.

Bahkan sedari dulu sepanjang Jalan Raya Klemuk, juga rawan kecelakaan salah satu pemicunya ya kondisi jalan yang rusak. Karena itu kan jalan alternative yang banyak sekali dilalui berbagai jenis macam kendaraan yang lewat.

Sekedar diketahui, pemkot Batu melalui DPUPR bakal membutuhkan dana sebesar Rp 2,5 miliar, untuk membangun proyek "Crash Bumper" tersebut. (Dian/diens)

No comments