ads 728 X 90

Breaking News

Beraksi Saat Warga Sedang Tarawih, Dua Ekor Sapi Milik Janda Tanpa Anak Raib


MEMO online, Sumenep – Hingga saat, aksi pencurian hewan (curwan) di Desa/Kecamatan Guluk - Guluk, Kabupaten sumenep, Madura, Jawa Timur,  masih marak terjadi.
 
Sebagaimana yang terjadi pada Selasa malam (6/6/2017) sekitar pukul 09:00 WIB. Dua ekor sapi milik Istri (Alm) Pak Ali Sura, warga Dusun Guluk – Guluk Tengah, Desa/Kecamatan Guluk – Guluk, raib digondol maling, saat warga setempat sedang menunaikan shalat tarawih.

Tidak ada yang tahu kemana arah dua ekor sapi itu, dibawa kabur pencuri. Dugaan sementara, dua ekor sapi milik janda tanpa itu, diangkut pencuri menggunakan mobil.

Sehingga, jejak dua ekor sapi itu, raib tanpa ada yang tahu kemana larinya.
Bahkan, PLT Kades Guluk-guluk, Suryadi Syamsul Arifin, saat dimintai tolong menelepon petugas kepolisian, hanya mengiyakan saja.

Namun, setelah ditanyakan kepada Pak Heru, salah satu anggota Polsek Guluk – Guluk,  yang bersangkutan tidak menelpon maupun melaporkan peristiwa pencurian itu.

“Sewaktu dimintai tolong, PLT Kades mengiyakan. Namun kenyataannya yang bersangkutan tidak menelpon atau melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polisi,” kata Mat Rafi’, Kepala Dusun (Kadus) Guluk – Guluk Tengah, Rabu (7/6/2017).

Sehingga, hilangnya dua ekor sapi milik janda tanpa anak itu, tidak diketahui oleh aparat kepolisian.

“Terus terang kami resah, akibat maraknya aksi pencurian. Pasalnya sejak ditetapkannya Suryadi, sebagai PLT Kades, aksi pencurian sapi semakin merajalela,” sesalnya.

Sementara Istri (Alm) Pak Ali Sura, yang dua ekor sapinya raib digondol maling, berharap pemerintah Desa Guluk – Guluk, dipegang oleh orang yang punya kendali dalam menangani permasalah yang terjadi di desa.

Selain itu, pemegang kendali pemerintahan Desa Guluk – Guluk nantinya, adalah orang yang tegas dalam memerintah.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Rasidi, salah satu pemuda Desa Guluk – Guluk, yang menginginkan pemegang kendali pemerintahan di desanya, adalah  orang yang tegas dan bijaksana.

Sehingga, kejadian serupa yang menimpa Istri (Alm) Pak Ali Sura, tidak terjadi pada warga desa yang lain.

“Pemegang kendali pemerintahan di Desa Guluk – Guluk, harus memikirkan keadaan masyarakatnya, yang secara ekonomi di bawah rata-rata. Sehingga aksi pencurian tidak perlu terjadi, bila masyarakat Guluk – Guluk, disediakan usaha kecil – kecilan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Rofiq/diens)

No comments