ads 728 X 90

Breaking News

Menolak Dimintai Tolong Jaga Kemanan, Warga Desa Banuaju Barat Nyongsep Dipentung Perangkat Desanya


MEMO online, Sumenep - Rihno, warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, jatuh tersungkur ke ubin usai dipukul perangkat desanya sendiri.

Sebagaimana informasi yang diperoleh media dari korban, peristiwa naas tersebut bermula pada hari Rabu (31/5). Saat itu Rihno, yang baru bangun tidur, menggendong anaknya yang paling kecil.

Namun selang beberapa detik, puluhan perangkat Desa, berikut Kepala Desa Banuaju Barat, datang menemuinya.

Ternyata, kedatangan mereka dalam rangka meminta pertanggungjawaban, atas hilangnya sapi di desanya.

Bahkan mereka meminta tolong pada korban untuk menjaga keamanan di Desa Banuaju Barat.

"Tapi karena saya bukan perangkat desa, dan saya tidak digaji oleh desa, ya saya tidak mau. Apalagi diminta bertanggung jawab atas hilangnya sapi. Karena saya tidak tahu apa – apa,” kata Rihno, Sabtu (3/6/2017).

Namun karena tidak mau dimintai tolong, sejumlah perangkat dan Kepala Desa Banuaju Barat sontak berdiri.

Melihat kondisi seperti itu, Rihnopun berdiri dan berbalik hendak masuk ke dalam rumahnya.

Tapi apes, salah satu dari perangkat desa meukulnya dan mengenai bagian belakang kepalanya. Akibatnya, Rihno kesakitan dan jatuh tersungkur ke ubin.

"Saat saya mau balik hendak masuk ke kamar tiba-tiba ada yang memukul kepala belakang saya. Itupun bukan hanya sekali, melainkan berkali – kali. Tapi yang mengena Cuma satu kali,” paparnya.

Sementara Istri korban Sam, yang melihat peristiwa itu, mencoba melerai agar suaminya tidak jadi sasaran perangkat desa. Namun Sam, diancam mau dipukul oleh perangkat desa.

"Bahkan karena saya melerai juga mau dipukul oleh dia (perangkat desa red)," sambungnya.

Sementara, Kapolsek Batang-Batang, AKP Sutrisno, membenarkan aksi pemukulan tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan dan sudah melakukan penanganan sesuai prosedur yang ada.

"Iya sudah memberitahukan ke kami, dan kami sudah memanggil saksi saksi, kita tanggu saja, yang jelas kita sudah bekerja sesuai prosedur," jelasnya, melalui sambungan telpon pribadinya. (udiens)

No comments