ads 728 X 90

Breaking News

Meski Diikutkan Lelang, Dua Mobil Mewah Yang Pernah Dipakai Sekda dan Eks Ketua DPRD Sumenep Tak Laku Dijual


MEMO online, Sumenep – Hingga saat ini, dua unit mobil mewah yang biasa dipakai Sekretaris Daerah (Sekda) dan Eks Ketua DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjalankan tugas kedinasannya, belum laku dijual.

Padahal, dua mobil mewah tersebut yakni Toyota Vios dan Toyota Altis, sudah sudah diikutkan lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan. Namun mobil tersebut tetap belum ada peminatnya.

Kepala Bagian Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Sumenep Moh Ramadhan mengatakan mobil sedan Toyota Vios adalah mobil dinas yang biasa dipakai oleh Sekda, sementara mobil dinas Toyota Altis biasa dipakai oleh eks ketua DPRD,

Keduanya telah dilelang pada 29 Mei 2017 lalu dengan harga yang cukup fantastis, untuk Toyota Altis harga limit Rp 87 juta, sedangkan untuk Toyota Vios Rp90 juta. Pelaksanaan lelang dilakukan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan.

”Keduanya belum laku, karena harga limite terlalu tinggi,” kata Moh. Ramadhan, Kepala Bagian Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Sumenep, Kamis (8/6/2017).

Menurutnya, penentuan harga limite berdasarkan hasil survie yang dilakukan oleh KPKNL. Sehingga, meskipun dua unit mobil itu merupakan milik pemerintah daerah, pemerintah daerah tidak bisa menentukan harga.

”Ada 17 unit yang dilelang pada 29 Mei, 14 unit sepeda motor dan 3 unit mobil. Semuanya sudah laku tinggal dua unit mobil itu yang belum laku,” jelasnya.

Saat ini kata Ramadhan dua mobil ada di Sumenep, jika diperlukan masih bisa digunakan untuk kepentingan dinas.

Menurutnya, pengajuan lelang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Bagian Aset BPKA. Setelah dilelang maka mobdin itu nantinya akan dihapus. 

Penghapusan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2014, tentang barang milik negara dan pemerintah daerah tentang pelaksanaan pelelangan mobil dinas (mobdin). Pelelangan dipastikan juga akan diberlakukan secara terbuka dan terbatas.

”Ditahun 2017 sudah ada 27 kendaraan dinas yang telah dilelang, 10 unit mobil dan 17 unit sepeda motor. Hasilnya sudah dimasukan ke Kasda,” tegasnya. (Edy/diens)

No comments