ads 728 X 90

Breaking News

Meski Ditempatkan Ditengah Sawah, Kunjungan Mentan RI dan Menko BUMN ke Sumenep Berlangsung Meriah


MEMO online, Sumenep – Meski penyambutan Kunjungan Kerja  Menteri Pertanian (Mentan) Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. Dan  Menteri BUMN RI Ibu Rini Soemarno, ke  Desa Beraji, Kecamatan Gapura,  Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (6/6/2017), ditempatkan di areal persawahan, namun antusias warga untuk bertemu dua pejabat tinggi negara itu, tetap tinggi.

Terbukti tak kurang dari 1000 orang, berjubel memadati lokasi acara kunjungan kerja  dua menteri RI, yang bertujuan untuk Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT), Padi, Jagung dan Kedelai, serta Launching Kartu Tani, untuk percepatan swasembada pangan.

Masyarakat Sumenep, ingin bertatap muka langsung dengan dua menteri RI, yang berkesempatan datang ke Sumenep.

Hadir dalam acara tersebut Dirut PT. Garam A. Budiono, Dirut BNI Achmad Baiquni, SE, MM, Pangdam V/Brawijaya yang diwakili. Oleh Danrem 082 Kolonel Czi Gatot Setyo Novanto,   Aster  Kasdam V/ Brawijaya. Kolonel Czi Wakhyono, Paban Wanwil Dam V/Brawijaya Letkol Inf Nanang, Empat orang Tim Sergap Mabesad, Forpimda Sumenep, SKPD Pemkab Sumenep, para Danramil dan perwakilan Babinsa serta Perwakilan Gapoktan yang ada di Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutan selamat datang yang disampaikan oleh Bupati Sumenep DR. KH A. Busyro Karim, M,Si menyampaikan  atas nama Masyarakat Kabupaten Sumenep mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pertanian dan Menteri BUMN di Kabupaten Sumenep, perlu Bapak dan Ibu ketahui bahwa di Kabupaten Sumenep mempunyai 126 Pulau dan bermacam bahasa, Penduduknya 60 persen bekerja sebagai petani sedangkan lahan luas tanamnya hanya 40 persen, maka dengan kedatangan Bapak dan Ibu Menteri kami mengharapkan perhatian Ibu Menteri BUMN bahwa Kepulauan Kabupaten Sumenep hanya 4 Pulau yang Listrik hidup akan tetapi tidak 24 Jam sehingga Ibu Menteri bisa menjadikan penerangan di Kepulauan di Kabupaten Sumenep bisa teraliri listrik 24 jam. Jelasnya.

Bahwa di Kabupaten Sumenep banyak wisata Turis Asing berkunjung akan tetapi hanya terdapat satu buah  Pelabuhan Kalianget yang tidak bisa untuk bersandar Kapal besar, maka dari itu kami mengharapkan perhatiannya Ibu Menteri BUMN bisa membangunnya sehingga bisa memperlancar transportasi baik untuk penumpang maupun buat operasionalnya PT. Garam.

Saat ini Petani di Kabupaten Sumenep yang sekarang ini sudah 100 Persen memiliki Kartu Tani Sehingga Petani Kabupaten Sumenep sudah siap melaksanakan program baru pertanian dari pemerintah dengan membeli pupuk menggunakan Kartu Tani .

Adapun sambutan Menteri BUMN Ibu Rini S. Soemarno menyampaikan untuk rencana kedepan Kantor PT. Garam yang berada di Surabaya akan kembali Ke PT. Garam Kalianget Kabupaten Sumenep dan saat ini Kabupaten Sumenep merupakan  satu satunya Kabupaten yang 100 Persen  selesai mendapat Kartu Tani dan diharapkan bisa  menyejahterakan para petani sehingga pupuk dan bibit serta Bulog dalam pelayanannya tepat waktu dan lancar.

Keberadaan PT. Garam yang berada di Kecamatan Kalianget. Kabupaten Sumenep ini perlu di bangun baik sarana pelabuhan agar bisa bersandarnya kapal besar maupun sarana perusahaan PT. Garam agar bisa meningkatkan produksi garam sehingga Indonesia tidak mengimpor lagi garam dari luar negeri serta Mengharapkan rencana pindahnya kantor PT. Garam dari Surabaya ke PT. Garam Kalianget  paling lambat bulan Agustus 2018 sudah terealisasi.

Kedepan program BUMN yang sudah bekerja sama dengan perbankan di Indonesia sehingga bisa mendukung pembangunan dan pertanian serta akan mengajak investor untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Sumenep.

Dalam Pengarahannya Menteri Pertanian  menyampaikan saya sangat bangga kepada Ibu Menteri BUMN yang kerja keras bisa ikut serta meningkatkan pertanian di Indonesia, dalam perintah Bapak Presiden Ir. Joko Widodo bahwa seorang pemimpin harus ditengah masyarakat untuk memberi gagasan dan ide - ide agar bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat, saat ini Bangsa Indonesia sudah dapat bisa mengekspor beras ke luar negeri  dari 20 tahun yang lalu dan pemasokan beras paling besar berasal di Jawa Timur.

Sekarang kita harus  bersyukur sebab, harga Padi,  jagung dan kedelai sudah bagus sehingga bisa mensejahterakan masyarakat dengan menanam jagung dan kedelai, dalam Program Pemerintah di tahun 2018 akan meningkatkan 4 Swasembada antara lain Bawang Putih, Pala, Lada dan Kopi sehingga diharapkan kedepan Indonesia bisa mengekspor ke luar negeri dan bisa menduduki urutan ke dua di dunia, serta diharapkan Indonesia tahun 2045 bisa Swasembada Pangan seluruh bahan pokok. Tegas Menteri Pertanian.

Dalam pelaksanaan kunker Meteri juga di lakukan Pemutaran Filer kartu tani dan Launching Kartu Tani serta di lanjutkan dengan  penyerahan kartu tani secara simbolis oleh Menteri Pertanian kepada 5 orang petani (120.000 kartu tani, sudah siap 97.000 untuk Kabupaten Sumenep dari 568.030 kartu tani untuk se wilayah Jawa Timur per 31 Mei 2017) dan penyerahan KUR secara simbolis oleh Menteri Pertanian kepada 5 orang petani, penyerahan Bantuan Alat pertanian Dirut BNI Kepada ketua Gapoktan .

Setelah penyerahan secara simbolis kepada Petani dari Meteri juga di lakukan penyerahan Cinderamata dari Bupati Kabupaten Sumenep kepada Menteri Pertanian dan Menteri BUMN, sedangkan kegiatan diakhiri dengan meninjau hasil pertanian dan simulasi penarikan dana melalui kartu tani dan KUR.(udiens)

No comments