ads 728 X 90

Breaking News

Sempat Ditangkap Reskoba Polda Jatim, Sekdes Bukabu Kembali Dilepas


MEMO online, Sumenep — Meski sempat ditangkap Satuan Reserse Narkotika (Satreskoba) Polda Jatim, lantaran diduga memiliki sabu - sabu, Abdur Rafik, Sekretaris Desa (Sekdes) Bukabu, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur,  akhirnya dilepas kembali.

Pasalnya, orang nomor dua di Desa Bukabu itu dengan tegas tidak mengakui kepemilikan narkoba, yang ditemukan dikopyahnya saat dilakukan penggerebekan oleh petugas.

”Sekdes Bukabu diamankan oleh Reskoba Polda Jatim, dia diamankan pada Kamis 1 Juni 2017 saat berada di rumahnya sekitar Pukul 23.30 WIB,” kata Kapolres Sumenep, AKBP H Joseph Ananta Pinora, Rabu (7/6/2017).

Menurutnya, saat dilakukan pengamanan, kondisi di rumah Sekdes Bukabu lampu dalam keadaan mati.

Sementara petugas yang ikut melakukan penggerebekan dan penggeledahan berjumlah 9 orang, salah satu yang diketahui oleh Sekdes adalah inisial T, I, dan M.
Tim Polda Jatim datang ke lokasi atau ke rumah terduga, menggunakan mobil merk Suzuki Ertiga warna putih.

Mereka langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan, begitu sampai di rumah Abdur Rafik.

Dan melakukan penggeledahan, salah satu dari sembilan orang Tim Polda Jatim, mengambil kopyah yang dipakai terduga, dan menemukan satu unit plastic klip kecil yang diduga berisi sabu.

Hanya saja, Sekdes Bukabu dengan tegas dan keras tidak mengakui barang tersebut.
Berdasarkan hal itu, petugas langsung menggelandang orang nomor dua di Desa Bukabu ke Direktorat Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan.

”Petugas bersama terduga sampai di Direktorat pada 2 Juni atau ke esokan hari setelah penangkapan dilakukan,” jelasnya.

Karena berkaitan dengan jabatan di Desa, penyidik meminta agar Kepala Desa Bukabu Safrawi untuk datang ke Direktorat Polda Jatim. Namun, Safrawi datang ke Direktorat Polda Jatim 2 Juni 2017 sore hari.

”Karena sudah lepas jam kantor, maka disuruh tunggu hingga esok harinya, yakni pada 3 Juni 2017,” ungkapnya.

Sekitar pukul 12.00 Sekdes diserahkan ke Kades Bukabu oleh Polda Jatim dan mereka diperbolehkan pulang.

Namun disuruh kembali pada Senin 5 Juni lalu. Setelah memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan, mereka berdua diperbolehkan pulang kembali tanpa diberikan mendik.

”Mereka disuruh kembali lagi pada Senin 12 Juni 2017 pekan depan. Itu berkaitan dengan penindakan,” jelasnya.

Dikatakan, dilihat dari kronologi penangkapan kepemilikan sabu atas nama Abdur Rafik selaku Sekdes Bukabu tidak terbukti. Sebab, menurut Pinora apabila terbukti menyimpan narkoba dipastikan dilakukan penahanan.

Sesuai aturan, penangkapan yang dilakukan oleh Polda Jatim tidak dipermasalahkan karena kemungkinan besar sebelum penangkapan tim dari Polda Jatim melakukan observasi.

”Meskipun ditemukan ada plastic kecil, tapi itu kan tidak mungkin berisi narkoba. Kalau terbukti pasti ditahan,” tegasnya. (Edy/diens)

No comments