ads 728 X 90

Breaking News

PKL Alun - Alun Batu Resah, Sebentar Lagi Akan Ditertibkan Satpol PP


Foto: Para Pedagang Kaki Lima (PKL) Seputaran Alun - Alun Batu, Yang mulai resah karena akan segera diteribkan 

MEMO online, Batu  - Bagi para pedagang kaki lima (PKL), yang biasa berjualan di seputar Alun - Alun Kota Batu mau tak mau harus bersiap hengkang kaki dari lokasi yang ditempatinya saat ini.

Pasalnya Satpol PP Kota Batu dalam waktu seminggu ini bakal segera mensterilkan semua PKL yang biasa berjualan disitu.

Menurut Kepala Satpol PP Pemkot Batu, Robiq Yunianto, mengatakan bahwasanya langkah itu dilakukan untuk penegakan Peraruran Daerah (Perda) Pemkot Batu, dalam minggu minggu ini bakal melakukan pelarangan para pedagang yang biasa berjualan disekitar area tersebut.

"Dalam waktu dekat, atau seminggu ini Satpol PP Pemkot Batu bakal melakukan penertipan kepada para pedagang, yang ada diarea Alun -Alun Kota Batu. Kalau waktunya, memang sifatnya masih dirahasiakan dulu jangan sampai bocor. Namun intinya ya dalam minggu - minggu ini bakal melakukan penertipan," kata Robiq, Selasa (11/7/2017).

Dengan tersiarnya kabar tersebut, kini membuat beberapa para pedagang, yang biasa mangkal diarea itu, mulai gundah gulana. Tengok saja jeritan dari Fery, pedagang Cilok Daging yang menggantungkan nasibnya di area tersebut.

"Saya berjualan disini sudah lama sejak mulai dibukanya Alun - Alun Batu ini. Semua itu saya lakukan hanya untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga, kata dia berkeluh kesah.

Hal senada juga diutarakan Yitno, penjual Nasi Goreng ini menuturkan, Saya juga sudah lama kok mas berjualan di sini dan saya juga warga asli Batu. Kalaupun beredar kabar bahwasanya para pedagang di seputaran Alun - Alun ini, akan di singkirkan ya saya hanya bisa pasrah saja mas, tuturnya pasrah.

"Kami hanya bisa berharap jangan sampai terjadi Diskriminasi atau tebang pilih untuk menertipkan para PKL di sini. Kalau berbicara dalam tugas dan penegakan Perda, memang seyogyanya sudah menjadi kewajibannya Sappol PP selaku penegak perda.
Akan tetapi Pemerintah juga harus memikirkan juga para pedagang, dan mencarikan solusinya," pungkasnya. (Dian/diens)

                       

No comments