ads 728 X 90

Breaking News

Ternyata Ini Penyebab Minimnya Serapan DD-ADD di Empat Desa di Sumenep 2017


MEMO online, Sumenep – Hingga saat ini, serapan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di empat desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih minim.


Terbukti, untuk tahap pertama 2017, serapan DD dan ADD di empat desa seperti satu desa di Kecamatan Guluk-guluk, satu desa di Kecamatan Masalembu, dan dua desa di Kecamatan Kalianget, belum melakukan penyerapan.

"Untuk di empat desa itu DD maupun ADD hingga saat ini belum terserap," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep,” kata Ach Masuni, Selasa (11/7/2017).

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan itu menjelaskan salah satu faktor lambannya serapan itu karena ada perubahan kepala desa. "Karena kepala desanya masih baru," ungkapnya.

Saat ini kata Masuni, anggaran DD yang masuk ke kas desa sebesae Rp158 miliar atau setara 98 persen, sementara untuk bantuan ADD sebesar Rp73 miliar atau setara 99 persen dari total anggaran.

Oleh karenanya, pihaknya berharap semua desa utamanya empat desa itu segera merealisasikan sesuai peruntukannya. Sesuai aturan, bulan ini realisasi DD ataupun ADD 75 persen harus terserap semua.

"Itu harus dibuktikan oleh laporan desa ke kami," jelasnya.

Selain itu, masuni menekan penggunaan DD-ADD direalisasikan secara transparan. Salah satunya desa harus memasang papan disetiap pejerjaan fisik. Karena anggaran DD-ADD yang digelontorkan kepada desa cukup besar.

"Anggaran tersebut jangan sampai disalah gunakan oleh aparat desa baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu di masing-masing desa,” tukasnya. (Edy/diens)

No comments