ads 728 X 90

Breaking News

Akhirnya ! Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Sumenep Tumbang Dibedil Petugas


MEMO online, SumenepMasrul Anam alias Nanang (40), warga Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya tersungkur dibedil petugas, saat berusaha melarikan diri.


Tersangka pencurian dengan kekerasan/pemberatan (Curas) tersebut, dibedil Tim Resmob Polres Sumenep, saat mau ditangkap di traffic light Jl. Diponegoro Kecamatan Kota.

"Tersangka ditangkap di traffic light Jl. Diponegoro. Karena berusaha kabur dan melawan petugas, maka tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, dan  mengenai betis sebelah kanan dan kaki kirinya," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Senin (21/08/2017).

Menurutnya, tersangka sebenarnya sudah lama menjadi TO petugas, karena aksinya di dua tempat kejadian perkara (TKP).

TKP pertama di rumah Sufiyani (36), Jl. Adipoday, Desa Kolor, pada 12 April 2017 jam 06.30 WIB, dan TKP kedua rumah Yudi Dwi Santoso (38), di Perumahan Resmi, Desa Kolor. Pada 24 Juli 2017 jam 16.30 WIB.

Tersangka merupakan spesialis pencongkel rumah yang sedang kosong ditinggal pemiliknya pergi.

Bahkan dalam menjalankan aksinya, tTersangka biasanya berjalan kaki untuk mencari rumah-rumah yang kosong. Setelah memastikan rumah benar-benar dalam keadaan kosong, tersangka kemudian mencongkel jendela menggunakan alat pahat kayu dan besi.

"Setelah tersangka berhasil masuk rumah yang diincar, tersangka mulai beroperasi mencari barang-barang berharga. Sasaran utamanya adalah emas," papar Suwardi.

Setelah mengambil barang-barang berharga, tersangka menyembunyikan barang-barang curiannya di sekitar lokasi kejadian. Kemudian tersangka mengambil sepeda motor, dan mendatangi ulang lokasi rumah yang dibobol, untuk mengambil hasil curiannya.

"Barang berharga hasil curiannya yang sebagian besar berupa perhiasan emas kemudian dijual dan digunakan untuk membeli mobil jenis pick up L 300," terangnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, 1 gelang emas seberat 25 gram, 1 kalung emas, 1 tas laptop, 1 alat pahat kayu, 1 besi alat selasar kayu, dan 1 unit Mitsubishi L 300 pick up nomor polisi DK 8114 D.

"Tersangka ditahan di Mapolres Sumenep, dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya. (Udiens)

No comments