ads 728 X 90

Breaking News

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pencetakan e-KTP di Sumenep Terancam Tak Terpenuhi


MEMO online, Sumenep – Meski target dari pemerintah pusat akhir tahun ini masyarakat Indonesia sudah harus ber e-KTP semua, namun di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, target tersebut terancam tidak terpenuhi.


Pasalnya, hingga banyak masyarakat Sumenep yang belum melakukan perekaman e-KTP, karena sedang bekerja di luar negeri.

Sehingga, dari 18.000 blanko eKTP yang diterima Dinas kependudukan dan catatan sipil  (Dispenduk Capil) Sumenep, baru 10.000,- blanko yang terpakai.

Menurut Zainuddin, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, mengatakan bahwa sejak bulan mei lalu Disdukcapil sudah menerima blanko e-KTP sebanyak 18.000 untuk warga penduduk kabuapten Sumenep, karena dari awal memang banyak pendaftar yang hanya dibuatkan KTP sementara.

"Bulan Mei lalu kami terima sepuluh ribu blanko e-KTP, dan setelah itu pada bulan juni ditambah lagi 8.000, jadi semua terhitung 18.000 total keseluruhan. Tapi yang tercetak atau yang digunakan hingga hari ini, baru sekitar kurang lebih 10.000. Padahal targetnya akhir 2017 sudah harus selesai semua," terangnya, Selasa (22/8/2017).

Sementara kendala yang dihadapi Dispendukcapil Sumenep dalam menuntaskan perekaman maupun pencetakan e-KTP, adalah banyak masyarakat Sumenep, khususnya masyarakat kepulauan yang kerja keluar Negeri.

Sehingga Dispendukcapil sulit untuk mendapatkan data rekamannya.
Selain itu, masih banyaknya masyarakat Sumenep yang tahu bahwa masa berlaku e-KTP dari tahun 2011 ke atas, berlaku seumur hidup.

Terkecuali bagi perpindahan status seperti yang sebelumnya statusnya belum kawin berubah ke status kawin.

"Sebelumnya, masih banyak yang sudah punya e-KTP masih datang kesini untuk perpanjangan masa berlakunya, padahal untuk tahun 2011 ke atas berlaku seumur hidup," pungkasnya. (Kris/diens)

No comments