ads 728 X 90

Breaking News

Empat Napi Koruptor Gagal Dapat Remisi Kemerdekaan, Begini Kata Ka Rutan Sumenep


MEMO online, Sumenep – Meski namanya sudah diajukan untuk mendapatkan remisi Kemerdekaan RI tahun 2017, namun dari empat orang narapidana (Napi) korupsi yang menghuni di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak satupun yang mendapat remisi kemerdekaan.


"Untuk napi korupsi belum bisa dapat remisi, karena JC (Justice Collaborasi) nya belum lengkap," kata Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Ketut Akbar Harry Akhjar.

Empat orang napi yang menghuni Rutan Kelas IIB Sumenep, dan belum mendapatkan remisi kemerdekaan, diantaranya Ikbal terpidana kasus bantuan beras untuk warga miskin (Raskin) Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Siti Aminah, Iwan Hujayanto dan Muhammad Zainur Rahman.

Empat terpidana itu terlibat dalam korupsi pembangunan atau pemeliharaan jalan Desa Bragung Kecamatan Guluk-Guluk menuju Desa Prancak, Kecamatan Pasongsonga. Jalan hotmox itu dibiayai melalui dana APBD tahun 2013 sekitar Rp 840 juta lebih.

"Sebenarnya sudah kami ajukan kemarin, tapi JC nya belum ada dari Kejari maka tidak dapat," ungkapnya.

Sementara Napi kasus lain, terdapat 80 orang mendapatkan remisi kemerdekaan tahun ini. Secara simbolis penyerahan remisi dilakukan oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim di Rutan Kelas IIB Sumenep.

"Yang kami ajukan sebanyak 83 napi, tapi yang turun hanya 80, jadi tiga  orang diantaranya gagal mendapatkan remisi. Sementara untuk satu orang koruptor memang tidak diajukan," ungkapnya.

Pria asal Banyuwangi itu mengubgkapkan, besaran remisi setiap napi tidak sama, itu disesuaikan dengan tingginya putusan majelis hakim.

Dicontohkan, Aang Wahidi memdapatkan remisi 2 bulan, Adi Sucipto 4 bulan, Afif Faurus 1 bulan, Busahna 2 bulan, Dedi Agus Wedi 4 bulan, Dorianto 3 bulan, David Aleksandar 1 bulan, Eliyanto 3 bulan, Ismad Afif 1 bulan, Lutfi 1 bulan, Bawawi 5 bulan, Nur Slamet 2 bulan, Nur Samsi 5 bulan, Ricat Hamidat 1 bulan, Subarno 4 bulan. 

"Hanya ada satu napi yang dapat remisi 6 bulan," jelasnya.

Saat ini jumlah penghuni Rutan Kelas IIB mencapai 222 orang. Perinciannya, 132 berstatus Napi sisanya sebanyak 90 orang berstatus tahanan. (Ita/diens)

No comments