ads 728 X 90

Breaking News

Waspada ! BPN Ancam Batalkan Prona Bila Terbukti Ada Pungli di Sumenep


MEMO online, Sumenep - Wakil Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Semenep, Andri Satrio menegaskan akan menggagalkan bantuan Program Nasional Agraria (Prona). Apabila terbukti ada pungutan kepada pemohon, dirinya akan melakukan tindakan.


"Salah satunya, akan dicabut program prona dan kami tidak akan memberikan program tersebut kepihak desa,” katanya.

Menurutnya, program prona itu gratis. Sehingga, oknum desa tidak boleh mengambil lagi uang dari pemohon. "Jika ada penarikan sejumlah uang maka langsung dilaporkan ke BPN,” katanya menghimbau.

Selain itu, pihak Desa tidak boleh mematok harga sertifikat dalam program prona ini. "Jika sampai tidak diberikan sertifikatnya. Maka laporkan ke kami, pasti akan memanggil yang bersangkutan," tegasnya.

Informasi yang berhasil dihimpin media ini, tahun ini Kabupaten Sumenep mendapatkan kuota Prona sebanyak 17.950 sertifikat. Jumlah tersebut dialokasikan di 30 desa yang tersebar di 14 Kecamatan.

17 kecamatan itu diantaranya, lecamatan Talango mendapatkan kuota 600 sertifikat,  Pragaan 2.800 800, Saronggi 2.450, Ambunten 1000, Batuputih 250, Dungkek 310, Ganding 1.351, Manding 350, Lenteng 300, dan Kecamatan Gapura 550 petak.

Sementara Kecamagan Guluk-Guluk mendapatkam kuota 750, Dasuk 2.400, Kalianget 2.600, dan Kecamatan Kangayan sebanyak 3.500. (Ita/diens)

No comments