ads 728 X 90

Breaking News

Astaga ! Lagi – Lagi Pembuangan Bayi di Batu


Foto: Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto menggendong bayi di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu                       

MEMO online, Batu - Warga Jalan Melati Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, digegerkan penemuan sesosok bayi perempuan, di pinggir Jalan raya, di desa setempat, Senin (4/9/2017).


Byi malang yang diperkirakan masih berusia tiga hari tersebut, saat ditemukan berada dalam tas ransel warna hitam, yang luarnya dibungkus platik kresek.

Sebagaimana informasi yang dihimpun memoonlines.com dilapangan, bayi malang tersebut ditemukan pertama kali oleh beberapa pelajar SD, sepulang dari sekolah, sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu, anak – anak SD yang baru pulang sekolah, dan berjalan kaki bersama teman – temannya, melihat tas ransel warna hitam terbungkus kresek, tergeletak di pinggiran jalan raya.

Karena penasaran, anak – anak SD tersebut mendekati ransel hitam, demi memastikan apa isinya.

Ternyata, setelah didekati dan dilihat isinya, tas ransel hitam tersebut beris sesosok bayi yang hanya terlihat kepala dan mukanya.

Mulut bayi merah tersebut, masih dalam keadaan hidup, meski mulutnya terlihat sedang ditutup lakban.

Selanjutnya, anak – anak SD itu memberitahukan warga sekitar terkait penemuan bayi merah dalam ransel warna hitam.

Sontak, penemuan bayi tersebut dengan cepat tersiar dari mulut ke mulut, dan mengundang warga Pasanggrahan berbondong mendatangi lokasi.

Bahkan, sebagian warga yang datang ke TKP, melaporkan peristiwa penemuan bayi di pinggir jalan kepada petugas kepolisian terdekat, yang kemudian ditindaklanjuti Polsek Batu.

Selanjutnya, byi dengan berat badan 2,9 kg dan panjang 49 cm tersebut, dievakusi ke Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, untuk mendapatkan perawatan medis.

Bahkan hingga berita ini ditulis, bayi merah nan malang tersebut  dalam perawatan intensif bidan di rumah sakit.

Sebab kondisinya sangat memprihatinkan lantaran sebagian tali pusarnya sudah mulai membusuk.

"Ya saat ini kami rawat secara intensif, agar kondisinya normal kembali," jelas Dodik Bintoro, Perencanaan dan Administrasi RS Bhayangkara Hasta Brata Batu. (Risma/diens)


No comments