ads 728 X 90

Breaking News

Dandim 0827 Sumenep Hadiri Orasi Kebangsaan dan Deklarasi Duta Pancasila di STITA Sumenep


MEMO online, Sumenep - Komandan Kodim 0827 Sumenep yang diwakili Danramil 0827/02 Kalianget Kapten Inf Taryono, Pendiri Ponpes Aqidah Usymuni. Nyai Hj. AQIDAH USYMUNI, Ketua MUI Kab. Sumenep KH. SYAFRAJI, Ketua yayasan Aqidah Usymuni. Nyai. Hj. DEWI KHOLIFAH, SH.MH, KBO Intelkam Polres Sumenep IPDA SLAMET, Dosen STIT AQIDAH USYMUNI dan ratusan Mahasiswa STIT AQIDAH USYMUNI berkumpul di halaman Kampus STITA Jln.  Zainal Arifin Dusun Teratai Desa Pandian Kabupaten Sumenep untuk melaksanakan Orasi Kebangsaan dan Deklarasi Duta Pancasila  STITA Aqidah Usymuni Sumenep dengan tema " Refleksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Menangkal Faham Radikalisme"  yang diselenggarakan oleh Kampus STITA, Sabtu ( 28/10/2017).

Suasana nasionalisme sangat kental terasa dalam setiap bagian dari rangkaian acara yang telah dirancang sejak beberapa bulan yang lalu, dalam sambutan ketua Yayasan STITA Usymuni mengucapkan banyak terima kasih kepada kepada undangan yang hadir dalam acara ini semoga di beri  kesehatan dan barokah yang melimpah. 


Acara wawasan kebangsaan ini dilakukan untuk membekali mahasiswa baru agar mengerti dalam mengisi kemerdekaan dan mempertahankan Pancasila, semoga kedepan acara seperti ini di laksanakan setiap tahun terhadap maha STITA yang baru agar rasa mencintai tanah air Indonesia tinggi. 

Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang harus di arahkan dengan benar demi utuhnya NKRI dan harus mampu mengisi kemerdekaan Indonesia dengan positif, dengan berkembangnya situasi sekarang banyak ancaman baik dari luar maupun dalam ini peran mahasiswa dibutuhkan dalam menjaga NKRI.  Saya mengharapkan mahasiswa bisa mencermati dan menjadikan bekal dalam belajar serta  berwawasan kebangsaan yang tinggi. 

Dalam Orasi kebangsaan yang di sampaikan oleh KBO Intelkam Polres Sumenep Ipda Slamet menegaskan Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bahasa dan wilayah luas sangatlah perlu kerjasama dan tidak ada perbedaan, dengan hidup berdampingan kebhinekaan perlu kita jaga bersama, semoga  para Maha siswa STITA ini dapat memberikan peran yang positif terhadap pembangunan di negara Indonesia harus bermental kuat  janganlah mudah terpengaruh dan di susupi dengan faham faham yang dapat memecahkan belah bangsa. 

Paham Radikalisme dibagi dua yaitu secara ideologi dan separatisme yang ingin memisahkan diri dengan NKRI, adapun saat ini yang lagi marak yaitu dengan penyalah gunaan Narkoba ini juga musuh negara karena Narkoba merupakan perang jangka panjang yang nantinya akan menghancurkan generasi muda di masa yang akan datang. 

Ancaman Konflik sosial seperti permasalahan lahan maupun kondisi sosial lainnya dalam kondisi sekarang mahasiswa perlu gerakan dalam memberikan contoh kepada masyarakat demi terciptanya keutuhan NKRI, saya mengharapkan mahasiswa STITA kedepan lebih maju dan menghasilkan orang orang yang dapat berprestasi dalam mengisi kemerdekaan dengan positif demi menjaga keutuhan NKRI. 

Adapun  Wawasan Kebangsaan yang di sampaikan oleh Danramil 0827 / 02 Sumenep Kapten Inf Taryono menyampaikan semoga mahasiswa benar - benar menjadi orang yang berguna bagi Nusa dan bangsa, sehingga dapat mempertahankan ketahanan  nasional di  Masa depan dan menjadi pejabat yang beraklaq tinggi, dengan  berada kita di Kabupaten Sumenep ini maka perlu kita pertahankan dan kita jaga kelestariannya dengan cara memelihara alam seperti penanaman pohon mangru agar tidak abrasi dan tempat galian C yang berada di Kabupaten Sumenep tidak boleh di ambil dengan sembarangan agar tidak menimbulkan bencana, ini peran mahasiswa dalam menyumbang fikirannya dan gerakan gerakan mahasiswa dalam memberikan contoh kepada masyarakat.


Demografi adalah sumber daya manusia yang perlu kita tingkatkan cara pandang wawasan Indonesia terhadap negara Indonesia harus sama, tidak boleh berbeda dengan rasa cinta tanah air yang tinggi terhadap kepada NKRI, Konsos meliputi IPOLEKSOSBUD terdiri dari Ideologi di Indonesia adalah Pancasila yang terdiri dari 5 sila.  Dalam pancasila ke lima sila tersebut sudah mencakup seluruh kehidupan masyarakat di Indonesia yang banyak berbagai suku, ras dan agama, demi tegaknya Pancasila peran mahasiswa diperlukan karena mahasiswa generasi penerus bangsa. 

Acara di tutup dengan Pencanangan Duta Pancasila oleh  seluruh Ketua BEM Kabupaten Sumenep. (Udiens)

No comments