ads 728 X 90

Breaking News

Ini Lho Hasil Kegiatan Program TMMD Ke-100 di Desa Tarogan Sumenep


MEMO online, Sumenep - Kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Ke 100 Di Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten  Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara resmi ditutup hari Kamis (26/10/2017) kemarin.


Namun hasil yang didapat dari kegiatan TMMD tersebut, dapat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Dandim Kodim 0827 Sumenep Letkol Inf. Budi Santosa. S, Sos juga menyampaikan perkembangan kegiatan TMMD Ke 100 TA. 2017 di Desa Tarogan Kecamatan Lenteng, sudah mencapai 100 %.

Dimana dalam hal ini disampaikan sasaran fisik yang sudah dijalankan meliputi Pengaspalan Jalan panjang 518 M x Lebar 2,70 M , di Dusun Kebun, Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, mencapai hasil 100 %.

Selain itu, Pembanguan Gorong - gorong panjang 4,50 M Lebar 0,50 M x Tinggi 0,50 M Dsn Kebun Ds Tarogan Kec. Lenteng Kab Sumenep mencapai hasil 100 %.

Rehab Masjid Al Ikhlas Dsn Kebun Ds Tarogan Kec Lenteng ukuran Panjang 14 M x Lebar 13,7 M Mencapai Hasil 100 %, Rehab MWK Masjid Al Ikhlas Dsn Kebun Ds Tarogan Kec Lenteng Ukuran Panjang  7,8 M x Lebar 2,5 M Mencapai hasil 100 %.

Pembuatan Jaringan Pipa Saluran Air Bersih Dari Ds Gingging Ke Dsn Kebun Ds Tarogan Kec Lenteng ukuran Panjang pipa 3.476 M mencapai hasil 100%, Pembuatan Tandon Air Bersih Di Dsn Kebun Ds Tarogan P 3,45 M xL 3,45 M x T 3,10 M Mencapai Hasil 100 %.

Pembangunan Paving Stone di Dsn Bantengan Ds Bantengan Kec Lenteng panjang keseluruhan 336 M dengan uraian :
Lokal 1 : panjang 61 M x Lebar 1,25 M = 100 %,  Lokal 2 : Panjang 130M x Lebar 1,5 M = 100 %, Lokal 3 : Panjang 1,25M x lebar 1,25 M = 100 %
dan sasaran Tambahan Pembuatan Saluran Irigasi P 90,19 M x L 60 Cm T 60 Cm Mencapai 100 %.

Pada kegiatan TMMD ini melibatkan personil sebanyak TNI: 125 orang, Polri: 10 orang, Pemda 10 orang, Ormas: 5 orang, Masyarakat: 50 orang.

Laksamana Pertama Rahmad Jayadi M. Tr (Han) selaku irup upacara penutupan TMMD Ke-100 menyampaikan sambutan Kepala Staf TNI AD pada penutupan TMMD ke-100 kodim 0827 Sumenep dimana disampaikan bahwa dalam survei Litbang Kompas mengatakan bahwa TNI menempati posisi tertinggi sebagai institusi dengan citra paling baik.

Tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 94%, atau mengalami peningkatan sebanyak 3% dari survei sebelumnya pada Januari 2015 sebesar 91,2%. Tingginya kepercayaan rakyat terhadap TNI mengindikasikan bahwa kedekatan dan kemanunggalan TNI dan rakyat semakin baik.

Dengan Slogan " Bersama Rakyat TNI Kuat, yang ditetapkan sebagai tema HUT TNI yang baru lalu, bukanlah semata-mata kalimat yang dibuat supaya manis didengar, tetapi karena TNI sangat menyadari dahsyatnya kekuatan kebersamaan dalam mempertahankan kedaulatan dan mengawal eksistensi NKRI " Jelasnya. 

"TNI AD terus berusaha mengambil bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan rakyat,dan mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat sebagai kekuatan pertahanan," Tegas Komandan Gugus Tempur Laut Armatim. 

Disampaikan pula Melalui program TMMD, kita juga membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu “Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Kegiatan TMMD ke-100 pada tahun 2017 ini diselenggarakan selama satu bulan mulai tanggal 27 September s.d. 26 Oktober 2017, secara serentak di 52 titik di 52 Kabupaten/Kota. Tujuan kegiatan TMMD adalah membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menyiapkan Ruang Juang, Alat Juang dan Kondisi Juang yang tangguh, dengan sasaran melaksanakan pembangunan fisik dan non fisik.

Secara fisik, pada TMMD ke-100 ini, TNI menyelesaikan berbagai sasaran fisik dan non fisik, TMMD merupakan momentum yang sangat baik untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai pudar di dalam masyarakat kita karena tergerus dengan budaya hedonisme dan individualisme.

"Pada akhirnya, diharapkan bahwa seluruh kondisi tersebut semakin memantapkan Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Nasional dalam rangka menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," Tambahnya.

Dalam pelaksanaan TMMD ke-100 semua anggota TNI AD wajib tidur dirumah masyarakat dan makan bersama masyarakat. Hal ini untuk merekatkan kemanunggalan TNI dan rakyart serta untuk mempererat silaturahmi dan kekeluargaan antara TNI dengan rakyat. Sesungguhnya hal tersebut membuktikan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan karena sejarahnya menunjukkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat dalam merebut kemerdekaan.

Pada kesempatan tersebut Kepala Staf TNI AD juga menyampaikan pesan kepada semua peserta acara ini, sebagai berikut: pertama pertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-rakyat dengan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekeliling kita.

Kedua tingkatkan semangat gotong royong yang merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia sebagai upaya menjaga imunitas bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI.

Ketiga pelihara dengan baik hasil pembnagunan program TMMD ke-100 baik fisik maupun non-fisik. Keempat laksanakan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD ke-100 sebagai bahan perbaikan pada TMMD mendatang. Kelima kepada semua prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdia dan kerja keras yang telah kalian tunjukkan selama pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat selesai dengan baik, aman dan lancar. (Udiens)

No comments