ads 728 X 90

Breaking News

Cuaca Memburuk, Harga Garam Rakyat di Sumenep Anjlok


Foto: Petani Garam Dokumen MEMO online

MEMO online, Sumenep – Gara – gara cuaca kurang mendukung, sejak sepeken terakhir harga garam rakyat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami penurunan.


Harga garam rakyat yang sebelumnya mencapai Rp 2.500 per satu kilonya, saat ini turun menjadi Rp 2.200 perkilogramnya.

Ketua Aliansi Masyarakat Garam (AMG) Sumenep, H Ubaidillah mengatakan jika anjloknya harga garam rakyat saat ini, dikarenakan faktor cuaca.

Sebab sejak sepekan terakhir di wilayah Kabupaten sumenep, Madura mulai turun hujan.

"Saat ini harga garam mulai ada penurunan antara Rp 200-300 rupiah per kilogramnya," kata, Kamis (9/11/2017).

Selain mempengaruhi harga, perubahan cuaca yang terjadi saat ini juga mempengaruhi kwalitas garam.

Kwalitas garam rakyat yang sebelumnya keluar kwalitas I, saat ini turun ke kwalitas 2.

“Akhir-akhir ini petani terpaksa harus panen dini. Mereka hawatir turun hujan dengan intensitas tinggi, dan bisa menyebabkan garam setengah jadi kembali mencair. Dan kemungkinan besar harga garam kedepan akan terus mengalami penurunan," jelasnya.

Sementara daerah yang yang bisa produksi garam di Kabupaten Sumenep, tersebar di daratan, serta kepulauan.

Seperti Kecamatan Kalianget, Kecamatan Giligenting, Saronggi, Kecamatan Pragaan, Gapura, Kecamatan/Pulau Raas, Kecamatan/Pulau Sapeken dan Kecamatan Arjasa Pulau Kengean.

Namun karena areal garam terbanyak berda di Kecamatan Kalianget, maka kecamatan tersebut mendapat julukan penghasil garam terbanyak di Sumenep. (Ita/diens)

No comments