ads 728 X 90

Breaking News

Duh ! Ambulan RSUD dr Moh. Anwar Sumenep Kembali Makan Korban


MEMO online, Sumenep – Apes bagi Ahmad Amri Fijaidillah (15), asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur , Selasa (14/11/2017).


Pemuda yang saat itu sedang begadang bersama enam orang temannya, dan tiduran ditengah jalan, terpaksa menghembuskan nafas terkahirnya.

Ia meninggal dunia karena tubuhnya dilindas mobil ambulan milik RSUD dr Moh. Anwar Sumenep, yang sedang melaju dengan kecepatan sedang dari arah Sumenep - Lenteng.

Sebagaimana informasi yang berhasil dihimpun media di lapangan, peristiwa naas itu terjadi di KM-8 tepatnya jalan DPU Desa Jambu Kecamatan Lenteng, sekitar pukul 02.00 Wib.

Saat itu, korban sedang begadang bersama enam temannya, dan tiduran ditengah jalan raya.

Namun, dalam waktu yang tidak begitu lama, tiba – tiba dari arah timur melaju ambulance jenis Izusu Panther Nopol M 8048 VP dengan kecepatan sedang,
dan melindas tubuh korban. Akibatnya, korban meninggal di TKP, tanpa sempat menyelematkan diri.

Sementara lima rekannya yang lain selamat, karena sebelum peristiwa itu terjadi  mereka memilih pindah dan tiduran di gardu yang terletak di bahu jalan.

“Namun karena si sopir (Asmuni) warga Desa Paberasan, Kecamatan Kota, tidak melihat korban, maka mobil yang ditumpangi berdua dengan Ruslan Ainur Rasidi, asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, melindas tubuh  korban.  Akibatnya korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.

Berdasarkan hasil olah TKP, laka lantas tersebut diduga terjadi akibat faktor manusia, salah satunya pengemuda mobil kurang konsentrasi ke arah depan. Sehingga menimbulkan kecelakaan fatal.

Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Kasatlantas Polres Sumenep, dan barang bukti (BB) telah diamankan guna sebagai bukti saat diproses di meja hijau.

"Peristiwa ini menjadi perhatian bagi anak muda, jangan sering nongkrong di pinggir jalan apalagi di badan jalan raya. Itu sangat membahayakan," tegasnya. (Ita/diens)
 

No comments