ads 728 X 90

Breaking News

Ikut Meriahkan Acara JJS, Penyandang Disabilitas Dapat Perlakuan Khusus Panitia


MEMO online, Sumenep – Mungkin selama ini belum pernah terjadi kegiatan Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang digelar di berbagai daerah, termasuk di Sumenep, k seunik JJS yang digelar Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), pada  Minggu (12/11/2017) pagi.


Pasalnya, sebagian peserta yang ikut di acara tersebut, ada kaum disabilitas, yang perlu perlakuan khusus panitia.

Sehingga pihak panitia terpaksa bersibuk ria, memberikan pendampingan kepada peserta yang memiliki kekurangan fisik.

Utamanya, saat pengundian kupon berhadiah, panitia harus menggunakan penerjemah bahasa lisan ke dalam bahasa isyarat untuk mengumumkan nomor kupon yang beruntung.

"Harus pakai bahasa isyarat, karena sebagian peserta adalah tuna rungu. Dan mereka rata-rata tidak memiliki pendengaran seperti kita," kata Hariri, ketua panitia kegiatan JJS.


Hasil pantauan media ini di lapangan, para penyandang disabilitas tuna rungu berkumpul paling dekat dengan panggung utama agar penerjemah mudah memberikan informasi nomor undian berapa saja yang beruntung mendapatkan hadiah.

Selain itu, para pesrta disabilitas lain harus mendapat pengawalan ketat selama dalam perjalanan menuju garis finish. Sebab mereka mengikuti JJS dengan menggunakan kursi roda.

Para peserta disabilitas ini diberangkatkan pada baris pertama sejak dari garis strat. Selain itu, untuk kemudahan mengawal mereka selama dalam perjalanan, panitia memberikan mereka kaos khusus berwarna orange.

"Jadi kalau ada apa-apa, kita bisa langsung tanggap membantu mereka. Tapi alhamdulillah, hingga garis finish tidak ada kejadian fatal apapun terhadap mereka," pungkas Hariri. (Syem/diens)

No comments