ads 728 X 90

Breaking News

Kades Banraas Optimis Pelanggan Listrik di Daerahnya Bertambah


MEMO online, Sumenep – Meski saat pertama diresmikan pelangga listrik di Pulau Giliyang (Pulau Oksigen), Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, jumlahnya masih 300 pelanggan, namun Kepala Desa Banraas H Mathur, optimis semua warganya berlangganan listrik dari pemerintah.


Namun hal itu membutuhkan waktu dan proses, karena untuk menjadi pelanggan listrik warga harus mengeluarkan biaya senilai Rp 2,3 juta apabila ingin menikmati penerangan listrik dari PLN.

"Biayanya secara kolektif, sesuai harga nasional, setiap pelanggan dikenakan biaya Rp 2,3 juta-an," kata H Mathur, Kepala Desa Banraas, Pulau Gili Iyang, Dungkek, Sabtu (11/11/2017).

Menurutnya, penarikan baiaya tersebut untuk biaya penyambungan awal. Setiap pelanggan akan dipasangi miteran 900 watt.

Namun karena saat ini pelanggannya baru 300 pelanggan, pelanggan Listrik di Pulau Gili Iyang  baru bisa menikmati penerangan listrik selama 12 jam setiap hari.

Sedangkan untuk menikmati nyala listrik selama 24 jam, maka pelanggannya harus mencapai 3000 kepala keluarga.

"Sekarang kami menunggu keseriusan masyarakat, kalau pingin nyala 24 jam, ya masyarakat harus jadi pelanggan PLN semua," Pungkasnya. (Ita/diens)

No comments