ads 728 X 90

Breaking News

Kasihan ! Gaji Guru Wajib Diniyah di Sumenep Hanya Rp 150 Ribu Per Bulan


MEMO online, Sumenep – Mulai tahun depan, Guru wajib diniyah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hanya akan dibayar Rp150 ribu perbulan, atau sekitar dari Rp5 ribu per hari.


Pernyataan tersebut disampaikan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, A Shadik  saat diwawancarai wartawan.

"Mulai tahun depan, honor guru wajib diniyah ada kenaikan walaupun sedikit, yakni Rp 150 ribu per bulan,” kata A Shadik, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, meski nilainya masih Rp150 perbulan, Shadik mengklaim sudah ada kenaikan dibandingkan tahun 2017,  yang nilainya hanya Rp75 ribu perbulan, atau sekitar Rp 2.500 per hari.

Shadik menyadari honor untuk guru wajib diniyah memang tidak sebanding dengan pengabdian sebagai guru agama, yang bertugas setiap hari. Namun, dirinya tidak menyebutkan anggaran secara umum di tahun 2018 termasuk jumlah guru wajib diniyah yang baka mendapat honor itu.

"Makanya saya bilang sedikit," jelasnya.

Shadik menjelaskan, program wajib diniyah tahun ini merupakan tahun kedua sejak di Perbup kan oleh Bupati Sumenep, A Busyro Karim. Untuk sementara, cakupan program wajib diniyah ini hanya dikhususkan di wilayah Kecamatan Kota sebagai percobaan untuk mematangkan konsep dan pelaksanaan.

"Untuk sementara, program wajib diniyah ini hanya dilaksanakan di Kecamatan Kota. Baik tingkat Ula, Wustha dan Ulya,” jelasnya.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk program wajib diniyah. Dari besaran anggaran tersebut, Rp1,1 miliar dialokasikan untuk pengadaan buku dan kurikulum.

"Sementara sisanya untuk honor guru, ujian semester dan rapat,” tandasnya. (Ita/diens)

No comments