ads 728 X 90

Breaking News

Perkara Kasus Dugaan Korupsi Kantor Dinkes Sumenep Digenjot, Begini Kata Kapolres



MEMO online, Sumenep – Saat ini, Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP dan KB).


"Kami akan profesional saat melakukan penyelidikan, lama tidak masalah, pasti akan dijebloskan," kata Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora.

Kasus pembangunan dua perkantoran dilaporkan pada 2014 lalu ke Polda Jawa Timur.

Sebab, pembangunan kantor dengan pagu anggaran sebesar Rp 4.500.000.000. dan dimenangkan PT. Wahyu Sejahtera dengan penawaran Rp 4.162.900.000, ditengarai terdapat kejanggalan.

Namun, pada 2015 Polda Jawa Timur melimpahkan penanganan kasus tersebut ke Mapolres Sumenep.

Peralihan penangana perkara tersebut berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Polda Provinsi Jawa Timur nomor B/7712/VII/2015/Ditreskrimsus tertangal 27 Juli 2015 tentang pelimpahan pengaduan mayarakat.

Kemudian Tahun 2016 lalu Polres telah menerbitkan surat perintah tugas penyidikan nomor SP-Gas/104/VII/2016 Satreskrim tertanggal 25 Juli 2016.

Untuk memastikan adanya indikasi penyimpangan, Polres telah melakukan audit investigasi dibidang kontruksi. Audit dilakukan oleh tim ahli dari dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

"Kami ini tinggal menunggu hasilnya," jelas Pinora.

Oleh sebab itu, mantan Korps Bhayangkara mengimbau masyarakat untuk menjauh dari lingkaran korupsi. Karena pihaknya akan tegas memproses hingga ke meja hijau.

"Laripun kami kejar," tegasnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan kantor baru di Jalan Dr Cipto itu dibiayai dari APBN tahun 2014. Sebagai pengguna anggaran (PA) adalah sekretariat daerah Sumenep. Saat ini dua kantor tersebut telah ditempati Kantor Dinas Kesehatan semua. 

Sementara kantor bagian KB menempati bekas kantor ESDM di jalan Trunojoyo. (Ita/diens)

No comments