ads 728 X 90

Breaking News

Salah Gunakan Ijin, Sejumlah Rumah Kos di Sumenep Akan Ditutup


MEMO online, Sumenep - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berjanji akan menutup sejumlah rumah kos, yang diduga menyalahgunakan ijin. Yakni menjadikan rumah kos yang dikelolanya sebagai tempat prostitusi oleh.


"Kami sudah koordinasi dengan Dinas Perizinan untuk pencabutan izin usaha apabila disalahgunakan," kata Fajar Rahman, Kepala Satpol PP Sumenep, Jum'at (24/11/2017).

Menurutnya, pemberian sanksi berat tersebut terpaksa akan diberikan apabila pengelola tidak berkomitmen untuk memperbaiki manejemen pengelolaan. Salah satunya yang sering diketahui adalah sering dijadikan sebagai tempat asusila atau tempat mesum.

“Saat ini Satpol PP telah mencatat sebagian rumah kos tiga kali ditemukan dijadikan sebagai tempar asusila. Salah satunya rumah kos yang ada di sekitar terminal arya wiraraja,” terang Fajar.

Oleh sebab itu, sebagai langkah awal petugas penegak peraturan daerah (Perda) akan memanggil pengelola. Pemanggilan itu dilakukan sebagai wujud komitmen pengelola dan pemerintah daerah agar manejemin pengelolaan kedepan lebih baik.

"Kalau sering dijadikan tempat asusila, berarti pengawasan yang dilakukan pengelola perlu dipertanyakan," ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk menciptakan situasi yang kondusif dan bersih dari perbuatan asusila, Satpol PP Sumenep akan sering melakukan razia ke tempat-tempat kos atau hotel yang diduga menjadi tempat mesum. Bagi tempat kos atau hotel yang sudah tiga kali terjaring razia akan dilakukan pemanggilan untuk diberikan tindakan tegas.

"Untuk sementara masih satu kosan itu. Yang lain masih ada yang dua kali. Termasuk juga yang hotel. Sudah ada datanya semua," pungkasnya. (Ita/diens)

No comments