ads 728 X 90

Breaking News

Siap – Siap, Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Komisioner Panwaslu Sumenep Berlanjut


MEMO online, Sumenep – Hingga saat ini, laporan dugaan pelanggaran kode etik Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, oleh Farid Gaki ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pusat, tetap berlanjut.


Kabar berlanjutnya pelaporan duagaan pelanggaran kode etik Komisioner Panwaslu Sumenep itu, disampaikan oleh kuasa hukum pelapor, yakni Azam Khan.

"Ia lah, emangnya ada yang nyetop Satpam pah," kata Azam Khan, saat dihubungi media melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (23/11/ 2017).

Sebelumnya, pada Jum'at, 3 November 2017 Farid Azziyadi resmi melaporkan tiga Panwaslu Kabupaten Sumenep, ke DKPP dengan nomor tanda terima Nomor -/IV-P/I-DKPP/2017 yang ditandatangani oleh Lupita sebagai penerima pengaduan/laporan di DKPP, atas dugaan pelanggaran kode etik.

Pria asal Kecamatan Guluk-guluk itu menguasakan pelapora tersebut kepada Azam Khan dkk selaku Advokat yang beralamatkan di Jl Cempaka Putih Raya Nomor 120, Cempaka Putih Jakarta Pusat (Jakpus).

Saat ini lanjut Azam, dirinya masih memperbaiki dan memenuhi kekurangan berkas laporan, termasuk perampungan saksi-saksi yang bakal dimintai keterangan oleh DKPP. 

"Ada enam saksi yang kami ajukan. Senin ini kami masukan data-data itu," jelasnya.

Sebelumny, Ketua Panwaslu Sumenep Hosnan Hermawan menanggapi dingin atas pelaporan tersebut. "Kami tetap menerima kalai memang ada bukti kongkrit dipersilahkan tidak apa-apa," katanya saat dikonfirmasi media.

Menurutnya, dirinya akan mempertanggungjawabkan keputusan yang telah dikeluarkan, termasuk saat pelaksanaan rekrutmen Panwaslu tingkat Kecamatan. 

"Kami mempertanggungjawabkan, melapor ke DKPP, Bawaslu, Bawaslu Pusat tidak masalah, mereka punya hak," tegasnya.

Sebab, kata Hosnan pelaksanaan tes telah dilakukan secara profesional. Buktinya, semenjak dibukanya tanggapan masyarakat, hingga diedline waktu yang ditentukan tidak satupun warga yang memberikan tanggapan.

"Kalau diluar saya tidak menghiraukan hal itu, saya butuh bukti," tegasnya.

Diketahui, pasca pengumuman hasil tes tulis rekrutmen Panwaslu Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, beredar isu bloking kecamatan antar komisioner Panwaskab Sumenep, hingga dugaan 'titipan'. (Ita/diens)

No comments