ads 728 X 90

Breaking News

Usai Lapor DKPP, Farid GAKI Benar - Benar Masuk Angin


MEMO online, Sumenep – Setelah sebelumnya Farid GAKI dikabarkan masuk angin lantaran tak kunjung melaporkan Komisioner Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), saat ini Ketua Gugus Anti Korupsi Indonesia (GAKI) Achmad Farid Azziyadi, benar – benar masuk angin.


Farid GAKI seakan kurang bergairah, dan memilih irit bicara sepulang dari melaporkan dugaan pelanggaran kode etik Komisioner Panwaskab Sumenep, ke DKPP pusat di Jakarta.

Selain memilih irit bicara, saat ini Farid GAKI memilih lebih banyak bersemedi di rumahnya, dan mengurangi aktivitasnya di luar rumah.

Bahkan saat media ini menghubungi melalui nomor WA nya (chatting pribadi),  Farid GAKI susah dan lambat membalasnya. Yang bersangkutan malah mengaku kurang enak badan, lantaran masuk angin sepulang dari melapor ke DKPP.

“Maaf  Bang, saya lagi kurang enak badan. Saya masuk angin Bang,” jawabnya lirih.

Hal itu diduga terjadi, karena saat yang bersangkutan melaporkan Komisioner Panwaskab ke DKPP, menggunakan alat transportasi kereta api. Sehingga dalam perjalanan pulang pergi Surabaya – Jakarta, tubuhnya tidak kuat dan masuk angin.

“Ini mungkin buah perjuangan saya Bang, pulang pergi Surabaya – Jakarta naik kereta api. Tapi tenang Bang, Insyaallah beberapa hari lagi saya sudah bisa ke kota,” imbuhnya.

Sebelumnya, Farid GAKI, resmi melaporkan Komisioner Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran kode etik.

Berkas laporan Aktivis GAKI tersebut, memperoleh tanda terima Nomor -/IV-P/I-DKPP/2017 yang ditandatangani oleh Lupita sebagai penerima pengaduan/laporan di DKPP, tertanggal 3 November 2017.

Selanjutnya, laporan yang disampaikan oleh Farid Azziyadi asal Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep ini,  dikuasakan kepada Azam Khan dkk selaku Advokad, yang beralamatkan di Jl Cempaka Putih Raya Nomor 120, Cempaka Putih Jakarta Pusat (Jakpus). (Udiens)


No comments