ads 728 X 90

Breaking News

Warga Pulau Kangean Resah, Penyakit Kusta Mewabah


Foto: Ilustrasi Penderita Kusta

MEMO online, Sumenep - Warga Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diresahkan mewabahnya penyakit kusta di daerahnya.



Hal itu disampaikan tokoh masyarakat Pulau Kangean, Badrul Aini, sebagaimana  laporan masyarakat, jika ada 20 orang warganya positif terjangkit lepra.

"Itu berada di satu desa, yakni Desa Torjek, Kangean," kata Badrul saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Kamis (16/11/ 2017).

Menurutnya, jumlah tersebut bisa bertambah. Karena penyakit hansen mudah menular. "Jumlah itu yang berhasil dideteksi. Kemungkinan akan bertambah," jelasnya.

Penyakit Kusta adalah penyakit infeksi yang tidak hanya menyerang kulit tetapi juga jaringan saraf terutama pada lengan dan kaki. Kusta ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Leprae.

Wabah penyakit kusta telah banyak membuat panik orang-orang di setiap benua. Karena penyakit kusta sulit disembuhkan, menyebabkan mutilasi atau hilangnya anggota tubuh yang terkena, dan bisa menular.

Seseorang dapat tertular kusta hanya jika kontak erat dengan cairan hidung dan mulut dari seseorang yang memiliki penyakit kusta yang tidak diobati secara berulang-ulang. Anak-anak lebih rentan tertular daripada orang dewasa.

"Harapan kami petugas dari Dinas Kesehatan segera bertindak tegas. Agar tidak semakin meluas," tegas pria yang juga sebagai anggota DPRD Sumenep itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep dr A Fatoni belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinkes Sumenep, Dwi Regnani, mengatakan penyakit kusta di 2017 cenderung meningkat. Karena dari tahun ketahun angka penderita kusta di Sumenep terus meningkat.

Misalnya, di 2015, jumlah yang terdaftar di Dinkes sebanyak 424 orang, dan jumlah penderita kusta baru di tahun 2016 ialah 361 orang. Sementara 109 penderita merupakan sisa di tahun 2015. Apabila dijumlahkan menjadi 470 penderita.

Salah satu faktor meningkatnya penderita kusta karena petugas kesehatan aktif mencari dan menemukan penderita kusta untuk ditanggulangi. Selain itu, menurut Dwi, saat ini masyarakat sudah banyak yang sadar dan mau berobat.

Sesuai data di Dinkes Sumenep, dari jumlah penduduk sebanyak 1.072.113, yang terdaftar sebagai penderita kusta ialah 4.70 orang. Data itu menunjukkan, per 10 ribu penduduk, sebanyak 4,38 persesn terjangkit kusta.

Masih berdasarkan data di Dinkes, diketahui bahwa angka kematian akibat penyakit kusta per 10 ribu penduduk ialah 3,37 persen. Sementara dari jumlah penderita yang terdaftar itu, sebanyak 5,21 persen mengalami cacat. Sedangkan jumlah anak-anak terjangkit kusta sebanyak 7,38 persen. 

"Kami terus berupaya untuk meberikan mencegah kusta, salah satunya dengan pengobatan," tegasnya. (Ita/diens)


No comments