ads 728 X 90

Breaking News

Anggota Kodim Sumenep Terlibat Pengamanan Cipta Kondisi Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018


MEMO online, Sumenep - Demi menjamin keamanan bagi kalangan umat Nasrani, baik sebelum atau sesudah dalam pelaksanaan peribadatan di hari perayanaan Natal tahun 2017 serta keamanan menjelang Tahun Baru 2018, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf. Budi Santosa S, Sos. Melibatkan anggotanya dalam pengamanan cipta kondisi perayaan natal dan tahun baru 2018.


Sebab hal itu, merupakan dua agenda besar di akhir tahun, baik Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, dan biasanya pada agenda besar tersebut, sering terjadi kejahatan oleh oknum tidak bertanggung jawab, kepada umat manusia yang ingin merayakan kebersamaan, khususnya menjelang Tahun Baru.

“Sebenarnya ingin merayakan kebersamaan, hanya saja mereka menempuh jalan pintas dengan cara melakukan tindak kejahatan," kata Dandim Sumenep Letkol Inf. Budi Santosa S, Sos. Selasa (26/12/2017).

Oleh sebab itu, guna mengantisipasi tindakan kejahatan yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah hukum Khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep, atas dasar perintah dari Komando Atas Jajaran Kodim Sumenep bekerjasama dengan pihak Polri seperti yang sudah dilaksanakan oleh Koramil 0827/07 Guluk-guluk Serka Erwis dan Sertu Saptrianto bersama dengan personil kepolisian 3 orang rutin melaksanakan pengamanan (PAM) di lingkungan Gereja Katolik Gunung Karmil yang berlokasi di Desa Pabian, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur.

Serka Erwis Babinsa Koramil 07/Guluk-guluk, didalam percakapannya dengan pihak Polisi di pos pantau juga menyampaikan bahwa kedua kegiatan Cipta Kondisi tersebut dalam hal pengamanan tidak ada maksud dan tujuan selain mengamankan warga masyarakat khususnya bagi umat Nasrani yang sedang merayakan Natal, umumnya untuk seluruh warga negara Indonesia guna menyambut tahun baru 2018.

Maka, dihimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan segera melapor kepada pihak Koramil atau kepolisian manakala terjadi tindak kejahatan, dan tindakan kejahatan itu sendiri bisa dalam bentuk premanisme maupun street crime (kejahatan jalanan),"pungkas Serka Erwis Babinsa Guluk-guluk. (udiens)

No comments