ads 728 X 90

Breaking News

Waspada, Virus Kencing Tikus Mengancam


MEMO online, Makassar – Prajurit Kodam Hasanuddin bersama dengan BPBD dan Dinas Sosial kota Makassar, melaksanakan aksi tanggap peduli masyarakat terhadap korban bencana banjir di Paccerakang, Kelurahan Katimbang, kota Makassar, Senin (25/12/2017). 


Hal itu dilakukan, karena Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan warning atau peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap serangan penyakit menular.

Bencana banjir yang melanda di wilayah Makassar beberapa hari terakhir, diprediksi rawan penyebaran sejumlah penyakit menular. Kondisi ini membuat warga yang tinggal di kawasan yang terendam air diminta selalu waspada.

"Salah satu penyakit yang harus diantisipasi adalah Leptoapirosi,” kata Rahmat Latief, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel.

Menurutnya, Leptoapirosi tersebut merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri yang ditularkan kepada manusia secara langsung maupun tidak langsung oleh kuman, khususnya hewan pengerat, seperti tikus.

Sebab, tikus-tikus yang menyelamatkan diri saat banjir, biasanya meninggalkan kotoran, serta air kencingnya kemudian bercampur dengan air banjir. Dan melalui kotoran atau air kencing itulah bisa menginfeksi manusia.

"Jadi intinya untuk mengantispasi penyakit ini, masyarakat jangan main main di air kotor, karena disitulah bisa menyebabkan penyebaran penyakit," paparnya.

Disamping itu, gejala klinis leptospirosis sangatlah bervariasi mulai dari gejala ringan seperti: influenza, demam ringan, badan pegal-pegal, hingga sampai gejala berat yang dapat menyebabkan kematian. (Ciwandi M/diens)

No comments