ads 728 X 90

Breaking News

Diguncang Gempa Tengah Malam, Puluhan Rumah di Sepudi Roboh Tiga Orang Meninggal Dunia

MEMO HOT's
Sumenep - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali sekitar pukul 01.44, Kamis dini hari (11/10/2018).

BMKG melaporkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Sedangkan Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Sementara di Kabupaten Sumenep dampak gempa dilaporkan ada sejumlah rumah warga yang roboh dan ada pula korban jiwa 3 (tiga) orang meninggal dunia dan 9 (sembilan) orang luka, sedangkan lokasi terparah ada di daerah Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Jawa Timur.
BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat di:
– Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep
– Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto – Sumenep.
– Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget – Sumenep.
– Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi  – Sumenep.
– Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang  – Sumenep.
Sedangkan 3 (Tiga) orang yang meninggal dunia adalah:
1) Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.
2) H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.
3) Laki-laki Dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.
Sementara korban luka-luka yakni Aswiya (65) warga Dusun Pancor, Desa Pancor, Sudik (60) warga Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Hj. Nasia (55) warga Dusun Jambusok, Desa Prambanan.
Lalu Lihami (70) warga Dusun Guder Deje, Desa Nyamplong, Muhawiya (60) Dusun Karang Nyiur, Desa Prambanan, Muhamad (65) Desa Karang Nyiur Desa Prambanan, dan H. Samsu (65) Dusun Panggung, Desa Prambanan.
Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.
Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan  Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.
Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.
‘Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa,” ungkap Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.
Posko BNPB, tambahnya, terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya. (Nafi/Diens)

No comments