ads 728 X 90

Breaking News

Duh Ngeri... Bocah SD di Makassar Dibakar Tiga Teman Sebayanya Ditengah Jalan

MEMO HOT's

Makassar -  Warga Jalan Seroja, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dihebohkan peristiwa pembakaran seorang bocah, Jum’at (26/10/2018) malam.

Akibatnya, bocah SD berinisial RI (10), harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, akibat luka bakar yang dideritanya.

Sebagaimana informasi yang dihimpun media di lapangan, peristiwa pembakaran tersebut terjadi saat korban hendak menjemput adik laki-lakinya, yang masih berusia 3 tahun.

Namun sesampainya di TKP, tepatnya di Jalan Seroja, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, korban dicegat oleh tiga teman sebayanya, yakni SA (11), JD (10), dan AN (11).

Tidak ada yang tahu apa penyebabnya, tiba-tiba teman sebaya korban itu, menyiramkan bensin pada tubuh korban, dan kemudian membakarnya.

"Setelah mendapat laporan ada anak dibakar di jalan, anggota kami langsung melakukan penyelidikan, dan tidak membutuhkan waktu lama ketiganya berhasil diamankan," kata Kapolsek Mariso Kompol Ahmad Yulias dalam keterangan resminya di Makassar, Sabtu (27/10/2018).

Menurut Ahmad Yulias, kasus tersebut merupakan bentuk kelalaian yang dilakukan para pelaku, hingga menyebabkan korban mengalami luka bakar pada bagian bokong sebelah kiri.

"Korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara. Sedang ketiga pelaku diamankan di Polsek Mariso, dan kasusnya akan segera dilimpahkan ke unit PPA Polrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut," tegasnya.

Diterangkan, bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 4 SD itu menjadi korban pembakaran pada Jumat petang. Ibu kandung korban, Komaria (40), menyebutkan jika peristiwa pembakaran terhadap anaknya terjadi sekitar pukul 17.30 WITA.

"Saya juga kurang tahu bagaimana ini bisa terjadi, kasian anak saya. Disiram dulu bensin baru dibakar sama itu tiga orang," ungkap Komaria saat ditemui di RS Bhayangkara.

Peristiwa terjadi saat korban berlari keluar rumah untuk menjemput adik lelakinya yang berusia 3 tahun. Saat itu sang adik bermain di dekat bengkel kawasan rumahnya.

Komaria baru mengetahui anaknya menjadi korban pembakaran setelah tetangganya tergesa-gesa masuk ke dalam rumah dan melaporkan kejadian itu.

"Tetangga masuk buru-buru di dalam rumah, dia tanya sama saya kalau anak dibakar. Baru tiga orang itu lari. Mungkin kalau tidak ada yang lihat, ini anak sudah hangus terbakar. Karena agak sunyi memang, apalagi mau masuk magrib," pungkasnya. (Ciswandi/diens)

No comments