ads 728 X 90

Breaking News

Sial ! ABG 14 Tahun di Sukoharjo Dibunuh Gara-gara Tidak Mau Diajak Berhubungan Badan

MEMO HOT's
SEMARANG – Malang betul nasib Bunga 14 (nama samaran red), yang ditemukan tewas di sebuah tempat bekas penggilingan padi di Dukuh Kradenan, Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini dari petugas kepolisian, tersangka IA (19), warga Gentan, Baki, Sukoharjo nekat melakukan pembunuhan terhadap Bunga (14),  warga Panularan, Laweyan, Kota Solo, lantaran kesal karena Bungan menolak diajak berhubungan badan.


Hal itu diketahui, setelah aparat Polres Sukoharjo berhasil mengungkap misteri pembunuhan gadis belia di wilayahnya, serta melakukan pemeriksaan terhadap  pelaku.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Senin (22/10) mengatakan, pelaku sudah ditangkap dan mengakui perbuatannya. IA sudah menjalani pemeriksaan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka tunggal.

Di hadapan polisi tersangka IA mengaku kesal terhadap korban karena menolak diajak berhubungan intim. “IA kemudian dengan menggunakan tangan dan beberapa benda melakukan penganiayaan terhadap teman kencannya,” terangnya.

Menurut Kapolres Sukoharjo, sebelum kejadian, IA menjemput korban di rumahnya, untuk diajak pergi ke sebuah tempat yang sudah direncanakan untuk menyalurkan nafsu birahinya.

“Tapi karena korban menolak, IA kemudian marah dan melakukan penganiayaan,” ungkapnya.

Tidak ada pelaku lainnya dalam kasus yang menewaskan korban gadis ABG itu. Sebab dari sejumlah saksi yang dimintai keterangan, mengaku tidak tahu menahu kejadian tersebut.

“Ada tiga teman IA yang dimintai keterangan, tapi mereka tidak tahu kejadian tersebut. Ketiganya tidak mengetahui IA melakukan penganiayaan sampai menyebabkan korban tewas,” lanjutnya.

Sebelumnya korban yang merupakan warga Panularan, Kota Solo ditemukan tewas di sebuah tempat bekas penggilingan padi di Dukuh Kradenan, Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jumat (19/10/2018).

Temuan mayat perempuan tersebut sempat membuat geger warga sekitar lokasi penemuan. Bahkan warga sempat menduga mayat tersebut adalah korban kecelakaan lalu lintas.

Namun, berkat kerja keras petugas kasus pembunuhan gadis belia di salah satu tempat bekas penggilingan padi berhasil diungkap.

Saat ini, tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sukuharjo.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifeld Constantin Baba, menambahkan penyidik masih memeriksa tersangka. Dan akan menjerat tersangka dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan mati, yang ancaman pidananya tujuh tahun penjara. (*)

Sumber: Poskotanews

No comments