ads 728 X 90

Breaking News

IGI Launching Buku Karya Guru Asal Bondowoso

MEMO HOT's

Bondowoso - Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2018 diperingati IGI Bondowoso dengan sangat elegan. Pada Minggu (25/11/2018) IGI Bondowoso adakan Launching dan Bedah Buku Terlahir Untuk Mendidik. Acara digelar di Rumah Kreatif Bondowoso dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.

Bertindak selaku pemantik jalannya diskusi adalah Mohammad Hairul, M.Pd., selaku ketua IGI Bondowoso. Juga akan hadir Rida Syamsiyah, S.Pd., M.Pd. dan Elok Riskiyah, S.Ag., M.Pd. Keduanya merupakan guru dan kepala sekolah Bondowoso yang berprestasi tingkat kabupaten, propinsi, bahkan nasional.

Buku Terlahir Untuk Mendidik adalah karya Guru Penulis Bondowoso. Penulisan hingga penerbitan buku itu difasilitasi oleh IGI Bondowoso. Hadir pada kegiatan tersebut adalah, Ketua beserta jajaran pengurus IGI Bondowoso, 50 guru penulis Bondowoso, dan beberapa tamu undangan.

Kegiatan launching dan bedah buku ini dimaksudkan untuk memuliakan guru di Hari Guru Nasional. “Kami IGI Bondowoso berfokus pada upaya peningkatan kompetensi guru. Kali ini kami ingin wujudkan tagline Kemdikbud bahwa guru mulia karena karya”, ungkap Hairul selaku Ketua IGI Bondowoso.

Pembicara pertama, Elok Riskiyah, S.Ag., M.Pd mengemukakan pengalamannya berproses bersama guru-guru di IGI Bondowoso. Menurutnya ia kembali menemukan kembali semangat untuk menulis saat mengikuti workshop kepenulisan yang diadakan oleh IGI Bondowoso. Banyak  pengalaman harian dirinya selaku kepala SMPN 1 Binakal yang layak dituliskan.

“Banyak bahan untuk dituliskan sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun ghiroh untuk menuliskan saya dapatkan saat mengikuti kegiatan IGI Bondowoso”.

Pembicara kedua, Rida Syamsiah, S.Pd., M.Pd, menyampaikan pengalamannya saat mewakili Jawa Timur dalam lomba guru berprestasi tingkat nasional. Menurutnya, salah satu kelebihan dari juara 1 guru berprestasi nasional adalah kreativitas menulis buku. 

“Para juara lomba guru berprestasi tingkat nasional mayoritas adalah penulis yang produktif. Buku karya mereka sangat banyak. Kebanyakan dari mereka adalah guru-guru yang tergabung di IGI”.

Launching dan buku Terlahir Untuk Mendidik berlangsung selama tiga jam. Terliat peserta begitu antusias mengikuti acara. Di akhir sesi, dilaksanakan koordinasi tentang agenda IGI Bondowoso selanjutnya. 

“Pertengahan Desember IGI Bondowoso adakan Petir Literasi. Ini kegiatan yang sangat progresif. Melalui pelatihan dua hari satu malam, peserta akan kami dampingi untuk menulis buku. Bukan lagi antologi, tetapi satu guru satu buku” Imbuh Hairul. (Arik)

No comments